7 Cara Membangun dan Menjaga Hubungan Baik dengan Pelanggan

16 April 2020
Cara Membangun dan Menjaga Hubungan Baik dengan Pelanggan

Istilah "pelanggan adalah raja" sampai saat ini ternyata masih relevan di dunia komersial. Pelanggan memang merupakan salah satu aset terpenting dalam dunia bisnis apa pun. Sebab, pelanggan adalah mereka yang menggunakan serta menikmati segala kebaikan dari suatu brand. Dari loyalitas pelanggan inilah sebuah bisnis bisa bertahan hidup bahkan mencapai kesuksesan.

Realfood juga sangat memahami pentingnya pelanggan. Karena itu, kami selalu berupaya menyediakan yang terbaik bagi para pelanggan agar mereka selalu puas dengan pelayanan dan program sehat Realfood. Demi mencapai kepuasan dan loyalitas pelanggan semaksimal mungkin, kami turut mendorong Mitra Realfood untuk senantiasa mengembangkan diri demi menjadi yang terbaik bagi pelanggannya.

Kali ini, Realfood akan memberikan kembali tips bermanfaat jualan online. Secara khusus, kami membeberkan kepada mitra Realfood, sejumlah cara yang terbukti efektif dalam membangun dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Ini dia ulasan lengkapnya.

1. Informatif

Jadilah brand yang memberikan informasi. Pastikan semua narasi yang kita sebarkan memberikan pengetahuan baru dan menarik untuk pelanggan.Dalam hal memberikan informasi, selalu gunakan narasi yang lugas, padat, dan tepat sasaran.

Jangan terjebak pada kata-kata yang bertele-tele, apalagi sengaja diindah-indahkan (padahal sama sekali tidak memberi informasi apa-apa). Jika tidak, kita malah berpotensi membuat pelanggan bingung dengan apa inti pesan yang ingin disampaikan.

2. Responsif

Brand yang baik adalah brand yang selalu memberikan respons seketika pelanggan menghubunginya. Hal ini misalnya dengan menjawab komen yang pelanggan sampaikan melalui kontak media sosial, email, bahkan telepon.

Bisa kita simpulkan, sifat responsif ini merupakan bentuk perhatian kita kepada pelanggan. Kapan pun pelanggan membutuhkan jawaban dan solusi dari kita, selalu pasang badan untuk menjawab. Jangan biarkan mereka menunggu lama.

3. Solutif

Ingatlah bahwa responsif harus senantiasa solutif. Jangan hanya sekadar cepat memberikan respons kepada pelanggan, tetapi berikanlah respons yang membantu. Apalagi saat pelanggan menyampaikan keluhan, kritik, atau pertanyaan atas sebuah masalah yang berhubungan dengan brand kita.

Alih-alih memberikan jawaban template dan permohonan maaf saja, berikanlah solusi yang bisa membantu pelanggan menyelesaikan masalahnya. Jika memang saat itu solusi belum bisa langsung ditemukan, berikan pengertian kepada pelanggan bahwa kita akan segera mencarikan solusi yang terbaik untuknya. Pastikan kita melakukan follow up atas aduan pelanggan tersebut. Jangan berikan janji kosong.

4. Layanan Purna Jual

Semua brand bisa memberikan layanan penjualan yang bagus. Mereka bisa membujuk pelanggan sedemikian rupa agar mau membeli produk yang dijual. Sayangnya, tidak semua brand kemudian bisa memanjakan pembeli setelah proses pembelian.

Padahal, layanan purna jual jauh sangat menentukan kepuasan pelanggan terhadap brand kita. Jika produk bagus namun layanan selepas penjualan kita buruk (tidak responsif, tidak solutif, bahkan terkesan lepas tangan), sudah pasti pelanggan akan kecewa dan mungkin tidak ingin menggunakan brand kita lagi.

Adapun layanan purna jual ini termasuk menanyakan pelanggan bagaimana pengalaman mereka setelah menggunakan produk, menawarkan produk/layanan tambahan atau baru, serta memberikan solusi apabila pengguna mengalami masalah setelah pembelian (misalnya menerima produk rusak, tidak bisa menggunakan produk, dll).

5. Testimoni

Testimoni adalah ulasan pengalaman jujur pelanggan terhadap brand kita. Testimoni ini menjadi masukan yang sangat penting untuk evaluasi brand kita. Begitu pentingnya testimoni, kita harus rajin memintanya dari pelanggan baik lama maupun baru.

Dengan mengetahui testimoni, kita jadi tahu cara untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas brand kita. Testimoni ini nantinya juga bisa kita pajang di website atau media sosial sebagai media promosi yang turut membantu meyakinkan target audiens mengenai kualitas brand kita.

6. Interaktif

Interaktif artinya aktif berinteraksi dengan pelanggan kita. Dengan aktif berinteraksi, kita membuat pelanggan merasa dekat dan diperhatikan oleh kita. Pelanggan bahkan bisa merasa menjadi teman kita melalui interaksi ini.Tak sekadar berinteraksi dengan berbalas komen atau menjawab pertanyaan, kita juga bisa mengadakan tanya jawab, voting, bahkan permainan bersama pelanggan. Kita bahkan perlu rajin-rajin mengadakan event untuk memanjakan pelanggan.

7. Giveaway

Adakan Giveaway sebagai bentuk apresiasi
Giveaway merupakan sebuah bentuk apresiasi brand kepada pelanggannya. Apresiasi ini umumnya berbentuk pemberian hadiah dengan syarat tertentu. Kita bisa mengadakan giveaway ini secara acak, atau saat merayakan sesuatu. Misalnya saat merayakan tercapainya 1 juta followers, merayakan ulang tahun brand, merayakan hari besar, dan lain-lain.

Tujuh hal di atas merupakan cara sederhana yang bisa Mitra Realfood terapkan untuk menjalin hubungan dengan pelanggan. Saking sederhananya, Mitra Realfood bahkan bisa menerapkannya melalui media sosial masing-masing. Kini saatnya mulai mencoba memenangkan hati pelanggan!

Artikel Lainnya
icon chat whatsapp
icon keranjang belanja
icon Email
icon chat web
Wa V2
closearrow-circle-o-downbars