Ciri ciri skin barrier rusak

Setelah sekian lama menggunakan skincare agar kulit tampak cantik, kini salah satu trend yang naik daun justru adalah menjaga skin barrier, lalu sampailah pada pertanyaan yang sangat penting: apa sih ciri-ciri skin barrier rusak? Dan bagaimana cara mengatasinya? 

Apa itu Skin Barrier? 

Skin barrier atau sering disebut acid mantle adalah lapisan terluar kulit atau stratum korneum. Ketika membicarakan kulit, harus diingat bahwa kulit terdiri atas epidermis, dermis yang mengandung kolagen, elastin, syaraf, dan darah, lalu lapisan lemak yang menjadi pelindung antara kulit dan otot. Skin barrier sendiri terdiri atas keratinocytes, melanocytes, dan sel langerhans, tetapi ciri-ciri skin barrier biasanya muncul saat keratinocytes mengalami masalah. 

Mengapa Kesehatan Skin Barrier Sangat Penting?

Skin barrier memiliki dua peran: melindungi kulit dari polusi, bahan kimia berbahaya, dan radiasi ultraviolet. Selain itu skin barrier juga membantu menjaga kelembapan alami kulit dengan mencegah transepidermal water loss. Itulah mengapa kita harus waspada dengan beragam ciri-ciri skin barrier rusak, agar kulit tetap terjaga kesehatannya. Skin barrier yang sehat juga menjadi kunci kulit yang lembap, glowing, dan teksturnya rata. 

Ciri-ciri Skin Barrier Rusak

Meskipun ciri-ciri skin barrier rusak bisa terlihat berbeda di setiap kulit, tetapi rata-rata 7 ciri-ciri skin barrier rusak ini biasanya terlihat jelas:

1. Kulit kemerahan

Ciri-ciri skin barrier rusak yang cukup ringan adalah dengan munculnya kulit kemerahan. Biasanya penggunaan skincare yang mengiritasi seperti acids, retinol, vitamin C, dan butiran scrub dapat menyebabkan kulit tampak kemerahan sebab pengangkatan sel kulit mati. Hati-hati jika kamu memiliki riwayat eksim, psoriasis, atau rosacea karena kulit kemerahan bisa jadi ciri-ciri skin barrier rusak yang perlu kamu waspadai! 

2. Kulit gatal

Setelah kemerahan, biasanya kulit mulai terasa gatal dan gak jarang kita pingin menggaruknya! Nah, ini dia ciri-ciri skin barrier rusak selanjutnya karena skin barrier mulai menipis dan bakteri mulai masuk ke dalam kulit sehinga terasa gatal. Cara mengatasinya untuk sementara? Gunakan pelembap yang cukup thick untuk melindungi kulit dari bakteri dan jangan gunakan sabun yang berbusa banyak untuk membersihkannya! 

3. Iritasi kulit parah 

Selanjutnya adalah kulit yang teriritasi adalah ciri-ciri skin barrier rusak. Lapisan teratas sebagai pelindung yang rusak akan menyebabkan lapisan dermis terekspos dan mudah mengalami iritasi karena gesekan maupun bahan-bahan kimiawi dari skincare dan makeup. Jika sudah seperti ini, kamu harus segera berkonsultasi dengan dokter kulit atau mengganti skincaremu dengan skincare untuk kulit sensitif. 

4. Kulit kering dan dehidrasi 

Kulit kering, kusam, bersisik juga bisa menjadi ciri-ciri skin barrier rusak karena menurunkan kadar kelembapan alami pada kulit sehingga kulit tidak mampu melakukan regenerasi sel kulit seperti biasanya.

5. Hiperpigmentasi 

Ciri-ciri skin barrier rusak yang satu ini bisanya terjadi pada Realfoodfam yang menghabiskan banyak waktu beraktivitas outdoor atau sering berada di samping jendela. Skin barrier yang rusak tidak akan bisa melindungi kulit dari paparan sinar matahari. 

6. Mudah infeksi 

Selain gatal dan iritasi, pernahkah kamu mendapati kulitmu terkena iritasi bakteri, virus, parasit, atau jamur hingga bengkak dan terlihat mengganggu? Ini juga salah satu ciri-ciri skin barrier rusak yang cenderung lebih parah. Pada kasus berat, skin barrier yang rusak bisa menyebabkan masalah berat pada kulit juga seperti infeksi kulit. Biasanya kasus dengan ciri-ciri skin barrier rusak sebaiknya ditangani oleh dokter secara serius karena bisa menyebabkan luka permanen! 

7. Luka lama sembuh 

Sering luka atau berjerawat dan membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh? Bisa jadi salah satu ciri-ciri skin barrier rusak lho! 

Apa yang Bisa Membuat Skin Barrier Rusak? 

Cara Menangani Kulit dengan Ciri-ciri Skin Barrier Rusak

Secara umum, skin barrier itu bisa banget rusak dan muncul ciri-ciri skin barrier rusak hanya dengan gaya hidup seperti: 

  • Polusi 
  • Angin 
  • Radiasi UV 
  • Terlalu sering mencuci wajah, tangan, bahkan mandi
  • Penggunaan sabun dengan pH tinggi 
  • Menggunakan exfoliating acids berlebih
  • Menggunakan physical exfoliants seperti scrub dan scrub towels
  • Merokok
  • Kurang tidur berkualitas 
  • Stres
  • Diet kurang gizi

Betul kan kalau hal-hal sehari-hari ini ternyata bisa menyebabkan skin barrier, meskipun beberapa menyebabkan ciri-ciri skin barrier yang lebih ringan dan ada punya yang lebih berat seperti radiasi UV, exfoliating acids, dan physical exfoliants.

Cara Menangani Kulit dengan Ciri-ciri Skin Barrier Rusak

Kurangi Ekspektasi Berlebih 

Pakai skincare biar glowing bak Perempuan Korea? Sejatinya Perempuan Korea gak glowing dengan sendirinya kok, melainkan menggunakan sunscreen yang glowing dan makeup. Menggunakan skincare berlebihan karena ekspektasi yang tinggi justru bisa membuatmu menggunakan skincare berlebihan dan muncul ciri-ciri skin barrier rusak lho! 

Kembali ke Basic Skincare 

Siapa yang masih percaya bahwa skincare itu harus 10 step? Well, kenyataannya kamu gak perlu banyak-banyak dan cukup gunakan skincare yang menurutmu cocok dengan kulitmu. Gak perlu lagi tuh beli terlalu banyak produk hanya karena “katanya bagus” padahal kulitmu gak butuh. Kalo kamu bingung harus bagaimana, kamu bisa konsultasi ke dokter kulit supaya dokter memberikan solusi dari munculnya ciri-ciri skin barrier rusak.

Gunakan Pembersih Wajah yang Lembut 

Suka pakai pembersih wajah yang berbusa banyak, bahkan scrub? Wajar kalau ciri-ciri skin barrier rusakmu makin jelas! Pembersih wajah dengan kandungan busa yang banyak biasanya mengandung detergen yang tinggi dan pH yang tinggi juga. Sedangkan pembersih wajah dengan scrub, tau dong bisa menyebabkan luka mikro yang kemudian muncul ciri-ciri skin barrier rusak makin jelas! 

Ganti Serum dan Moisturizer untuk Skin Barrier 

Saat ciri-ciri skin barrier rusak mulai muncul, ada baiknya segera ganti serum dan moisturizer yang mengandung ceramide untuk memperkuat skin barrier. Bisa menggunakan serum ataupun moisturizer ya. Selain ceramide bisa juga glycerine untuk memberikan kelembapan dan petrolatum atau mineral oil yang menjadi ‘seal’ kelembapan kulit. 

Akhir Kata dari Ciri-ciri Skin Barrier Rusak

Kulitmu adalah organ terbesar yang perlu kamu lindungi. Ciri-ciri skin barrier rusak yang bisa kamu lihat di atas bisa jadi sebuah pengingat supaya kamu lebih gentle dan berhati-hari terhadap kulitmu sendiri. Ada baiknya kamu menggunakan skincare yang lembut dan tidak perlu berlebihan. Semoga tips di atas bisa membantu ya!

Artikel Terkait Lainnya: