6 Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Anak agar Tidak Mudah Sakit

06 Agustus 2020
6 Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Anak

Dikaruniai seorang anak menjadi pelengkap kebahagiaan dalam suatu keluarga. Maka dari itu berikan kasih sayang sepenuh hati, termasuk dalam urusan kesehatan. Menjaga anak agar selalu dalam kondisi yang sehat dan ceria di tengah pandemi menjadi prioritas penting.

Ada begitu banyak faktor yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh anak sehingga masih sangat rentan terkena berbagai macam penyakit seperti cacar, maupun flu. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat para orang tua lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh anak:

1. Ajarkan Anak untuk Selalu Rajin Mencuci Tangan

Membiasakan anak untuk selalu menjaga kebersihan pada tangan adalah hal yang paling mendasar agar dapat selalu dilakukan setiap hari. Ketika selesai bermain di luar  rumah, sebelum memegang apapun di dalam rumah, hendaknya mencuci tangan agar bahaya dari luar yang menempel pada tangan dapat hilang atau ketika sebelum dan sesudah makan agar dapat mencegah menularnya berbagai macam penyakit kepada orang lain.

2. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Agar tidak mudah terkena resiko penyakit, cobalah untuk mengajak buah hati rutin berolahraga setiap pagi sebelum berangkat ke sekolah, mengkonsumsi makanan yang sehat, serta membuatkan jadwal tidur yang teratur agar dapat meningkatkan sistem imun dalam tubuh. Luangkan cukup waktu untuk mengajak si kecil bermain dan bercanda agar si kecil tidak mudah stres.

3. Membiasakan Hidup Sehat

Mengubah kebiasaan memang tidaklah mudah, namun bila hal tersebut dapat membawa dampak positif mengapa tidak?

Biasakan diri sendiri, keluarga, dan anak untuk rajin menggosok gigi, tidak mengusap-usap mata dengan tangan secara terus menerus, serta tidak berbagi gelas kepada orang lain. Sebab tanpa disadari, kebiasaan seperti ini dapat menimbulkan perpindahan kuman dari diri sendiri kepada orang lain.

Biasakan pola hidup sehat  kepada anak sedari dini dengan selalu menutup mulut ketika batuk maupun bersin karena kuman dapat berpindah dengan cepat melalui udara.

4. Melakukan Program Imunisasi Terhadap Anak

Memberikan imunisasi secara rutin terhadap anak merupakan hal yang sangat dibutuhkan. Karena ketika anak masih berusia balita, sangat rentan sekali terkena resiko penyakit. Imunisasi biasanya dilakukan oleh para bidan yang secara khusus menangani masalah kelahiran maupun penyuntikan vaksin. Selain penyakit biasa, dengan suntik vaksin dapat membuat anak menjadi lebih kebal terhadap berbagai macam virus.

Pentingnya memberikan imunisasi secara rutin akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.  Menurut website resmi Kemkes.go.id, ada beberapa tahapan imunisasi yang wajib diberikan:

  • Imunisasi Hepatitis B (HB-O) untuk bayi yang usianya kurang dari 24 jam.
  • Imunisasi BCG, Polio 1 untuk anak usia satu bulan.
  • Imunisasi DPT-HB-Hib, Polio 2 untuk anak usia dua bulan.
  • Imunisasi DPT-HB-Hib 2, Polio 3 untuk anak usia tiga bulan.
  • Imunisasi DPT-HB-Hib 3, Polio 4, dan IPV untuk anak usia empat bulan.
  • Imunisasi Campak/MR untuk anak usia sembilan bulan.
  • Imunisasi DPT-HB-Hib lanjutan dan MR lanjutan untuk anak usia 18 bulan.
  • Imunisasi DT dan campak/MR untuk anak kelas 1 SD/Madrasah dan sederajat.
  • Imunisasi TD untuk anak kelas 2 SD/Madrasah dan sederajat.
  • Imunisasi TD untuk anak kelas 5 SD/Madrasah dan sederajat.

Sumber: http://promkes.kemkes.go.id/?p=8986

5. Memberikan Makanan yang Sehat

Selain memberikan perhatian dalam hal pergaulan, para orang tua juga diwajibkan untuk memberikan makanan bergizi pada anak agar kesehatannya tetap terjaga. Upayakan untuk tidak sering membeli makanan cepat saji, karena biasanya mengandung bahan pengawet. Selain itu, kandungan nutrisinya juga berkurang akibat pemrosesannya sehingga kurang baik jika dikonsumsi oleh anak.

Disarankan untuk memasak sendiri dengan mengkreasikan aneka olahan yang disukai anak. Misalnya dengan mengolah daging ayam menjadi sup atau mencoba kreasi telur rebus yang dipadukan dengan sayuran sayuran hijau. Semakin sering mengkonsumsi sayuran hijau, kebutuhan nutrisi tubuh akan terpenuhi. Cobalah untuk sesering mungkin menghadirkan menu 4 sehat 5 sempurna untuk keluarga tercinta.

Dengan memberikan makanan buatan rumah, maka orang tua akan lebih mudah mengontrol bahan-bahan yang akan disantap oleh si kecil. Terlebih ketika anak lebih sering dibuatkan makanan oleh orang tua di rumah, maka akan membantu meminimalisir kebiasaan anak untuk jajan di luar.

Baca juga: Inilah 7 Manfaat Menerapkan Pola Hidup Sehat

6. Mengajak Anak untuk Selalu Aktif

Mengajak anak untuk cukup memberikan waktu bermain adalah hal yang perlu dilakukan oleh para orang tua agar sang buah hati tidak merasa stres. Yang paling dianjurkan agar anak tidak merasa tertekan ketika berada di rumah yakni dengan membuat anak menjadi aktif..

Sebagai orang tua, harus pandai-pandai menemukan berbagai macam cara agar anak dapat diajak bermain sambil bercanda. Dengan beraktivitas bersama, dapat membuat otak terasa fresh dan sirkulasi darah menjadi lancar.

Berdasarkan informasi dari kemdikbud.go.id, disarankan untuk membatasi waktu penggunaan gadget anak. Untuk usia 2-5 tahun batas waktu yang ideal adalah 1 jam sehari.

Dengan memberikan batasan waktu, orang tua bisa mengarahkan anak untuk melakukan kegiatan lain seperti, belajar menyusun puzzle, belajar berhitung, belajar kosa kata baru, dsb. Tujuannya adalah untuk merangsang perkembangan sensorik dan motorik anak.

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan para orang tua agar dapat menjaga kesehatan anak menjadi terkontrol. Cobalah untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan baik, agar otak serta proses pertumbuhan juga menjadi lebih baik.

Artikel Lainnya
icon chat whatsapp
icon keranjang belanja
icon Email
icon chat web
Wa V2
closearrow-circle-o-downbars