Inilah 7 Ciri-Ciri Makanan Sehat yang Harus Diketahui

17 November 2020
kriteria makanan sehat

Bila Realfoodfam diminta untuk menyebutkan ciri-ciri makanan yang sehat, apakah sudah tahu jawabannya? Tidak semua makanan baik bagi tubuh. Ada beberapa jenis makanan yang memang sebaiknya dihindari, karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, seperti gorengan, junk food, dan lain-lain.

Lalu, apa pengertian makanan sehat? Yang dimaksud dengan makanan sehat adalah makanan yang mengandung berbagai kandungan nutrisi dan mineral yang baik bagi kesehatan tubuh dan bisa didapatkan melalui makanan 4 sehat 5 sempurna.

Melakukan diet sehat melalui pola makan yang sehat dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Biasanya, terdapat ciri-ciri yang khas untuk membedakan antara makanan yang sehat dan makanan tidak sehat.

Apa sajakah kriteria dari makanan yang sehat?

1. Tinggi Serat

Sebuah makanan bisa dikatakan sehat jika makanan tersebut kaya akan serat. Seperti yang diketahui serat adalah zat yang sangat berguna bagi tubuh karena dapat membantu melancarkan pencernaan dan juga menjaga tubuh agar tetap kenyang.

Tidak hanya itu, serat juga bisa menurunkan kadar kolesterol juga mengontrol kadar gula darah. Realfoodfam bisa mendapatkan makanan yang tinggi serat melalui sayuran hijau seperti brokoli, bayam, buah alpukat, pisang, dan mangga.

2. Tidak Mengandung MSG

Ciri makanan sehat selanjutnya adalah sedikit atau bahkan tidak mengandung MSG atau bahan penyedap lain. Bila terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung MSG, dapat menyebabkan gangguan pencernaan, meningkat resiko terkena obesitas, jantung berdetak lebih cepat, hingga merasa sakit kepala.

Oleh karena itu sebaiknya Realfoodfam tidak menambahkan MSG pada makanan atau tidak membeli makanan yang mengandung banyak MSG. Realfoodfam juga sebaiknya berhati-hati pada makanan yang mengandung banyak garam atau natrium. Hal ini dikarenakan konsumsi natrium atau garam berlebih bisa menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

3. Mengandung Antioksidan yang Tinggi

Antioksidan merupakan salah satu zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Zat ini berfungsi untuk menangkal radikal bebas yang berperan dalam munculnya kanker. Selain itu antioksidan juga berperan dalam menjaga daya tahan tubuh.

Jadi, makanan yang mengandung antioksidan tinggi bisa disebut makanan yang sehat. Makanan tinggi antioksidan banyak dimiliki oleh buah-buahan dari golongan beri seperti stroberi, kubis ungu, anggur, blueberry, dan masih banyak lagi.

Selain antioksidan, makanan yang sehat juga harus mengandung lemak baik. Tidak seperti pada lemak biasanya, lemak baik justru bermanfaat bagi kesehatan karena bisa menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL, sehingga tekanan darah bisa lebih dikontrol. Makanan yang banyak mengandung lemak baik ini adalah alpukat, telur, ikan, dan minyak zaitun.

4. Hindari Menggunakan Minyak Jelantah

Bukan hal dapat dipungkiri bahwa makanan yang digoreng jauh lebih enak dibanding makanan lainnya. Sayangnya, makanan yang digoreng apalagi dengan minyak dalam jumlah banyak tidak memiliki dampak yang baik bagi tubuh.

Apalagi jika minyak tersebut merupakan minyak bekas yang telah digoreng berulang kali. Minyak tersebut telah berubah menjadi minyak jelantah yang bisa menyebabkan kanker. Selain itu, menggoreng makanan di minyak bisa menyebabkan zat-zat yang terkandung dalam makanan menjadi rusak.

5. Memiliki Komposisi yang Seimbang dan Beragam

Tubuh membutuhkan berbagai zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Namun, zat gizi tersebut tidak bisa ditemukan hanya pada satu jenis makanan saja.

Agar kebutuhan tubuh terhadap zat gizi tersebut bisa terpenuhi, maka makanan yang dikonsumsi pun harus mengandung zat yang dibutuhkan. Oleh karena itu, Realfoodfam harus mengkonsumsi makanan bergizi seimbang agar tubuh untuk tetap sehat.

6. Higienis

Agar makanan aman dan sehat untuk dikonsumsi makanan tersebut harus diolah dalam keadaan bersih dan disajikan secara higienis. Makanan yang tidak bersih dapat mengakibatkan berbagai penyakit, seperti diare, tifus hingga salmonellosis. Sebaliknya, apabila makanan diolah secara higienis dan bersih, maka kemungkinan besar makanan tersebut bebas dari kuman dan bakteri berbahaya.

7. Tidak Banyak Melalui Proses Pengolahan

Semakin sedikit proses tahapan pengolahan makanan, maka semakin baik pula kualitas makanan tersebut. Hal ini dikarenakan proses pengolahan yang terlalu panjang akan membuat kandungan dalam makanan berkurang atau bahkan menghilang.

Selain itu, makanan yang melalui proses pengolahan yang panjang seringkali mengandung terlalu banyak gula, dan lemak jahat yang buruk bagi kesehatan.

Oleh karena itu, pemilihan makanan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Makanan yang seharusnya dikonsumsi adalah makanan yang sehat. Agar tidak keliru dalam memilih makanan, sangat penting agar Realfoodfam tahu seperti apa ciri-ciri makanan sehat yang baik.

Artikel lainnya terkait tentang “makanan yang menyehatkan tubuh”

 

Artikel Lainnya
icon chat whatsapp
icon keranjang belanja
icon Email
icon chat web
Wa V2
closearrow-circle-o-downbars