madu

Realfoodfam tentu sudah tidak asing lagi dengan madu yang dikenal dengan berbagai khasiatnya untuk kesehatan tubuh. Cairan manis dan bertekstur kental yang dihasilkan oleh lebah ini sangat populer sejak peradaban kuno hingga sekarang ini. Madu juga memiliki banyak jenis yang masing-masing memiliki manfaatnya sendiri.

Baca Juga: 8 Manfaat Madu untuk Kecantikan Kulit Wajah

Adapun manfaat madu seperti menjaga kesehatan pencernaan, menyembuhkan luka, menurunkan darah tinggi dan kadar kolesterol, serta menjaga kadar gula darah tetap stabil. Jika Realfoodfam penasaran tentang serba serbi madu, berikut ini adalah ulasannya:

Asal Usul Madu

Madu dikenal sebagai obat rumahan yang memiliki jutaan manfaat sejak 158 juta tahun silam. Keberadaan madu sudah terukir di dinding-dinding piramida mesir Kuno, bahkan di kitab suci Al-Qur’an pun madu turut disebutkan. Namun, apakah Realfoodfam tahu bagaimana cara memproduksi madu?

Semuanya berawal dari nektar yang diproduksi oleh bunga dan diminum oleh lebah. Untuk memenuhi perutnya, lebah bisa mengunjungi 50-100 bunga dan mampu menampung hingga 70 mg nektar.

Baca Juga: 6 Cara Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak

Dalam perut lebah terdapat enzim yang mampu memecah gula kompleks menjadi gula sederhana, yaitu fruktosa dan glukosa. Setelah lebah mengolah dan memecah nektar, kemudian lebah menyimpannya di sarang yang dijadikan sebagai sumber makanan bagi koloninya.

Sayap pada madu berperan dalam mengeringkan nektar dan suhu alami pada sarang lebah mampu menguapkan kandungan air. Dengan begitu, nektar tersebut menjadi kental dan zat inilah yang dinamakan madu.

Jenis-Jenis Madu Populer

Madu memiliki banyak jenis, namun hanya 6 jenis madu yang populer dan mudah untuk ditemukan. Misalnya yaitu madu manuka yang memiliki warna gelap dan diproduksi dari buka semak pohon teh. Adapun manfaat madu manuka yaitu mampu mempercepat penyembuhan luka bakar, dapat menyembuhkan sakit tenggorokan, dan menjaga kesehatan mulut.

Baca Juga: Lakukan 9 Cara Makeup Natural ala No-Makeup Makeup

Kemudian, terdapat madu akasia yang memiliki warna kuning muda dan rasanya sangat manis. Madu ini memiliki fruktosa yang tinggi namun rendah glukosa sehingga bisa dikonsumsi bagi penderita diabetes. Adapula madu eukaliptus yang beraroma herbal dengan rasa sedikit mentol.

Jenis madu populer selanjutnya yaitu madu kapuk randu yang berasal dari Indonesia dan memiliki warna coklat muda dengan rasa manis dan sedikit asam. Terakhir, yaitu madu hutan Sumatera yang memiliki warna yang gelap, dengan tekstur encer dan mengandung banyak bee pollen sehingga rasanya sedikit asam.

Manfaat Madu untuk Kesehatan

Setelah mengetahui bagaimana asal usul madu beserta jenisnya, kini saatnya mengetahui apa saja manfaat madu bagi kesehatan. Pasalnya, sejak jutaan tahun yang lalu madu terkenal sebagai obat rumahan yang mujarab. Jika Realfoodfam ingin tahu apa saja manfaat madu untuk kesehatan, berikut ini adalah ulasannya:

1. Membantu Penyembuhan Luka

Madu memiliki kandungan hydrogen peroksida sehingga memiliki efek antiseptic dan juga antibakteri. Selain itu, madu memiliki pH yang bersifat asam, yaitu antara 2,3-4,5 yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Selain itu, madu juga bisa menyamarkan bekas luka serta memiliki efek antiradang.

Baca Juga: 10 Cara Mengatasi Morning Sickness Pada Awal Kehamilan

Pasalnya, saat tubuh terluka, maka terdapat kerusakan pembuluh darah dan madu memiliki kemampuan untuk mempercepat perbaikan pembuluh darah tersebut. Kemudian, madu juga membantu untuk mempercepat pertumbuhan lapisan kulit yang mengalami kerusakan dan meminimalisir bekas luka dan keloid.

2. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi berpotensi menyebabkan beberapa penyakit dan yang paling sering adalah penyakit jantung. Oleh karena itu, agar tidak menjadi komplikasi jantung, Realfoodfam wajib menjaga tekanan darah tetap stabil. Sebagai solusinya, minumlah satu sendok madu pada malam hari sebelum tidur yang dinilai mampu mencegah dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Pasalnya, madu mengandung senyawa antioksidan yang terbukti mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Adanya kandungan antioksidan dan juga fenol juga mengurangi risiko menderita penyakit jantung. Madu dapat membantu pembesaran arteri di jantung dan meningkatkan aliran darah ke jantung.

3. Menjaga Kadar Gula dalam Darah

Kandungan madu terdiri dari fruktosa dan glukosa sehingga rasanya manis. Meskipun begitu, indeks glikemik yang dimiliki madu tergolong rendah. Jadi, jika dibandingkan dengan penggunaan gula biasa, madu bisa mempermanis makanan maupun minuman tanpa menyebabkan adanya lonjakan kadar gula dalam darah.

Baca Juga: 7 Manfaat Minyak Zaitun untuk Perawatan Kecantikan Kulit Tubuh dan Wajah

Dengan begitu, bagi diabetes tipe dua bisa mengonsumsi madu sebagai pemanis makanan dan minuman. Khusus bagi madu hitam, misalnya terdapat kandungan anti hiperglikemik yang bisa menurunkan tingkat glukosa yang berlebih bagi penderita diabetes.

4. Memperbaiki Kolesterol

Menurut penelitian dalam Journal of Medicine Food, madu mampu memperbaiki kadar kolesterol yang terdapat dalam tubuh. Dengan begitu, madu mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL). Pasalnya, madu mengandung antioksidan dan mencegah adanya endapan pada dinding pembuluh darah.

Jika ingin merasakan manfaat madu untuk memperbaiki kadar kolesterol, cobalah untuk mengonsumsinya secara rutin setiap hari. Hal ini dikuatkan dengan penelitian yang dilakukan oleh Establishment for Education di Dubai yang menyatakan bahwa dengan mengonsumsi 75gr madu alami dalam 250ml air selama 15 hari, kadar kolesterol total dan kolesterol jahat menurun.

5. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Madu memiliki kandungan antioksidan yang mampu untuk melawan radikal bebas. Hal ini sangat penting karena radikal bebas yang masuk ke tubuh bisa memicu refluks asam lambung dan merusak sel-sel yang melapisi saluran pencernaan.

Baca Juga: 10 Manfaat Air Mawar untuk Kecantikan agar Wajah Lebih Sehat dan Cerah

Dengan adanya kandungan antioksidan, maka madu bisa mengatasi masalah tersebut. Jadi, Realfoodfam jangan heran jika banyak orang yang masih mengandalkan madu untuk meredakan maag atau sekedar memelihara kesehatan pencernaan.

Tips Aman Mengonsumsi Madu

Kini Realfoodfam sudah tahu beragam manfaat dari madu untuk kesehatan. Untuk bisa merasakan khasiatnya, madu bisa dikonsumsi langsung atau mengoleskan ke kulit. Namun, perlu diingat jika mengonsumsi madu tidak boleh berlebihan karena bisa menimbulkan efek samping bagi beberapa orang.

Efek samping paling umum yang biasanya muncul yaitu mual dan muntah. Dibeberapa orang, mengonsumsi madu secara berlebihan bisa menimbulkan reaksi alergi bahkan hingga sesak napas. Jika hal tersebut terjadi, bisa jadi ciri-ciri alergi pada madu.

Baca Juga: 9 Manfaat Buah Alpukat untuk Kesehatan dan Kecantikan, Terbukti Secara Ilmiah!

Oleh karena itu, konsumsilah madu dengan takaran yang wajar dan tidak boleh berlebih. Kemudian, pastikan madu yang dikonsumsi adalah madu murni, tanpa adanya campuran pewarna maupun bahan pengawet. CIri-ciri madu asli yang perlu diperhatikan adalah teksturnya kental dan tidak berair.

Itulah ragam informasi seputar madu, mulai dari asal-usul, ragam jenis, manfaat, serta tips mengonsumsinya. Selain mengonsumsi madu, Realfoodfam bisa mengonsumsi Realfood Royal Wellness dan Realfood Stay Fit untuk menjaga kesehatan tubuh. Realfood Royal Wellness mengandung sarang burung walet yang mampu menjaga daya tahan tubuh serta sistem metabolisme tubuh.

Bagi Realfoodfam yang menderita maag, sangat cocok untuk mengonsumsinya karena mampu menetralkan asam lambung. Sedangkan Realfood Stay Fit adalah program Realfood yang diformulasikan khusus anak-anak. Berbeda dengan madu, teksturnya yang cair membuatnya lebih disukai anak-anak. Realfood Stay Fit mampu menghambat virus influenza, mempercepat penyembuhan penyakit, serta meningkatkan penyerapan kalsium yang penting untuk tumbuh kembang dan kesehatan tulang dan gigi anak-anak.